Pesatnya kemajuan teknologi serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasi global pada era globalisasi saat ini telah merubah pola dan perkembangan di bidang ekonomi, industri, perdagangan dan pemerintah. Perkembangan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan masyarakat informasi telah menjadi paradigma global yang dominan. Berbagai keadaan menunjukkan bahwa Indonesia belum mampu mendayagunakan potensi teknologi secara baik dan benar, oleh karena itu, Indonesia terancam “Digital Divide (Ketertinggalan dibidang Teknologi)” di dalam negara kita.
Sulawesi Utara diharapkan, dimasa mendatang, bisa mengalami kemajuan yang pesat dalam perekonomian dan ilmu pengetahuan teknologi, yang ditunjang oleh sumber-sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Dalam hal ini pemerintah daerah perlu melakukan terobosan agar dapat secara efektif mempercepat pemberdayaan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk pemberantasan kemiskinan dan kesenjangan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempererat persatuan bangsa sebagai landasan yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah juga perlu secara proaktif dengan komitmen yang tinggi meningkatkan kesiapan masyarakat untuk mempercepat pengembangan dan pemberdayaan teknologi secara sistematik.
Saat ini daerah nyiur melambai Sulawesi Utara mulai dikenal sebagai daerah yang cukup berpotensi baik dari segi ekonomi dan sumber daya manusia. Sulawesi Utara juga telah dipandang sebagai daerah yang lingkungannya cukup aman, tertib, dan damai. Dari segi pariwisata, persentase turis yang datang berkunjung ke wilayah ini diprediksikan akan terus meningkat di masa mendatang. Hal ini akan menambah pendapatan pemerintah daerah Sulawesi Utara. Namun tak dapat dipungkiri juga bahwa keberhasilan di sektor ini sangatlah ditunjang oleh sektor-sektor lain seperti pelayanan, ekonomi, dan pendidikan. Diharapkan melalui peran teknologi komputer dan informasi yang semakin berkembang pesat, daerah Sulawesi Utara bisa memiliki suatu Pusat Informasi Data SULUT ( SULUT Data Information Center). Untuk itulah penulis mengusulkan suatu konsep sederhana yang mungkin dapat diaplikasikan yang penulis namakan KONSEP SOFT (SULUT In One Finger Touch / SULUT Dalam Satu Sentuhan Jari) yang bertujuan untuk menjadikan Sulawesi Utara sebagai propinsi yang memiliki Teknologi Modern dengan dibentuknya Pusat Data Online.
Adapun Konsep SOFT ini direncanakan dibagi dalam 3 bagian :
1. E-Government
a) Database Online
Segala data menyangkut Sulawesi Utara dimasukkan dalam satu database, dimana setiap data konsumsi publik yang diperlukan dapat diakses oleh siapapun secara internal dan eksternal melalui komputer.
b) Internet antar instasi Pemerintah Sulawesi Utara
Pada tiap instansi-instansi yang ada di Sulawesi Utara mulai dibentuk system database yang dapat diakses secara internal. Melalui jaringan intranet ini data-data yang ada dihubungkan ke server pusat.
c) Meeting Online
Pertemuan-pertemuan yang diadakan secara online, lebih efisien.
d) Teleconfrences
Mengikuti seminar atau melakukan pembicaraan jarak jauh, berskala nasional maupun internasional.
e) Informasi Online
Menyediakan informasi secara online dan cepat kepada masyarakat Sulawesi Utara dan pihak-pihak luar lainnya.
2. E-Commerce
a) Database Online
Menyediakan semua data-data yang berhubungan dengan bidang ekonomi dan bisnis di Sulawesi Utara seperti produksi rumah adat, makanan dan minumun tradisional, kerajinan tangan serta sumber daya alam dan lain-lain.
b) Business Online
Dengan peranan teknologi informasi dan internet, masyarakat dapat melakukan bisnis secara online (membuka virtual shop, transaksi online, forum diskusi ekonomi, tukar-menukar informasi dan sebagainya) berskala nasional dan internasional.
3. E-Education
a) Database Online
Menyediakan semua data yang berkaitan dengan dunia pendidikan, terlebih dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam database ini juga mencakup data-data sekolah, akademi, institut, dan perguruan tinggi yang ada di Sulawesi Utara.
b) Melek Komputer dan Internet
Mempromosikan dan mengadakan pelatihan komputer dan internet bagi masyarakat Sulawesi Utara, khususnya generasi muda. Dimulai dengan pelatihan ke sekolah-sekolah dasar, dan secara bertahap berlanjut ke sekolah menengah dan seterusnya. Hal ini sangat diperlukan mengingat dinegara negara maju hal ini telah lama di mulai sementara di Sulawesi Utara baik generasi tua maupun muda yang bisa menggunakan komputer masih sangat terbatas hal ini akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia SULUT yang akan memasuki persaingan kerja diera globalisasi. Khusus untuk Internet hal ini dirasakan perlu mengingat apabila disalahgunakan maka akan berdampak negatif bagi generasi mudah yang ada di SULUT.
c) Learning Online
Dengan hadirnya teknologi informasi, kegiatan belajar sudah tidak lagi merupakan hal yang sulit. Setiap orang dapat belajar secara online melalui akses internet, termasuk orang yang sibuk sekalipun. Learning online ini mencakup antara lain : tutorials, exercises, modules, workshop-online, diskusi-online, dan sebagainya. Salah satu keuntungan dari learning online ini adalah proses belajar-mengajar yang lebih interaktif.
d) Library Online
Mereka yang membutuhkan informasi-informasi yang berhubungan dengan materi belajar sampai pada bahan-bahan penelitian, tidak lagi harus datang ke perpustakaan daerah, tetapi cukup mengakses dari rumah, tempat kerja, dan warnet-warnet yang ada. Proses pencarian buku-buku yang ada lebih cepat.
e) Teleconfrences
Menyediakan sarana bagi masyarakat/pelajar/mahasiswa untuk melakukan pembicaraan (belajar) jarak jauh. Mereka dapat berkomunikasi langsung dengan dosen dan profesornya yang berada diseluruh penjuruh dunia yang terkoneksi ke Internet.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar